Fajar

  Breaking News

Dumay Heboh Kemunculan Lelaki Ganteng, Kapolres Bone: 17 Grup WA Tampilkan Videonya

AKBP Muhammad Kadarislam Kasim

FAJARONLINE.COM, BONE -- Kemunculan lelaki Bone yang merasa ganteng, Syukri Al Gazali, di dunia maya (dumay) kini jadi perbincangan warganet. Hal ini pun diakui Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim.

"Ada 17 grup WA di HP saya, hampir semuanya tampilkan video (lelaki Bone mengaku ganteng)," kata AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, Sabtu (12/8/2017).

Lebih jauh, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim menjelaskan, kemunculan video tersebut sebagai sarana hiburan dengan logat yang kental dalam kehidupan percakapan sehari-hari, Bugis-Makassar.

"Video tersebut juga sebagai pesan lemahnya laki-laki di hadapan wanita. Karena takut diputus hubungannya," ujar AKBP Muhammad Kadarislam, sembari tersenyum.

Melalui video tersebut, AKBP Muhammad Kadarislam berujar, menyampaikan isyarat bahwa lelaki perlu menjaga wanitanya, dilindungi dan disayangi. "Karena di dalam Surah An Nissa, laki-laki itu sebagai pemimpin wanita. Karena kalau wanitanya rusak, itu karena laki-lakinya rusak," akunya.

Lebih lanjut, diakui AKBP Muhammad Kadarislam bahwa apabila wanitanya rusak maka negara akan rusak. Karena dari rahim-rahim wanita inilah yang akan melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa.

"Coba dibayangkan kalau lahir dari rahim wanita-wanita yang rusak. Maka jagalah wanita sebagaimana engkau menjaga dirimu. Dan sayanglah wanita sebagaimana engkau menyayangi dirimu," paparnya.

AKBP Muhammad Kadarislam Kasim menambahkan, video viral tersebut juga memberi pesan positif kepada manusia, perlunya saling menyayangi dan saling percaya antar pasangan. Kalau tidak ada rasa sayang dan saling percaya, maka akan menjadi celah untuk pecah hati.

"Yang jelas, videonya lucu dan cukup menghibur untuk dijadikan pelajaran bagi setiap pasangan hidup," pungkasnya. (smd)

Author : Muhammad Nursam

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Diundang Kejari Sosialisasi Dana Desa, Begini Respons Kades

Bone | 5 menit lalu
 

Begini Pujian Sultan Palembang Saat Tahu NA Mencalonkan Diri

Pilgub Sulsel 2018 | 15 menit lalu
 

Membangun Kesadaran Pelayan Publik

Opini | 37 menit lalu
 

Serapan Anggaran Rendah, Pemkab Tator Kena Denda Rp5 Miliar

Tana Toraja | 41 menit lalu
 

Geledah Kantor PT Cahaya Insani Persada Tiga Jam, Polisi Dapat Barang...

Peristiwa | 43 menit lalu
 

Berkas Dijemput, e-KTP Diantar ke Rumah

Feature | 46 menit lalu
 

Jonatan Bawa Indonesia Unggul 1-0 Atas Malaysia di Final Bulutangkis...

All Sportif | 51 menit lalu
 

Mahasiswa Ners UIM Siap Bersaing di Dunia Kerja

Pendidikan | 1 jam lalu
 

24 Pengcab Tenis Meja Berebut 11 Tiket ke Porda Pinrang 2018

| 1 jam lalu
 

Kantornya Digeledah, Kepala Kantor Kemenag Sulsel Kaget dan Langsung...

Peristiwa | 1 jam lalu
 

Pacquiao Prediksi Duel Membosankan dan Mayweather Menang Atas McGregor

All Sportif | 1 jam lalu
 

Selain Kantor Kemenag Sulsel, Kantor Milik PT Cahaya Insani Persada...

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Transaksi Online Bakal Kena Pajak, UMKM Paling Merasakan Dampaknya

Ekonomi | 2 jam lalu
 

Angkutan Umrah Citilink Tumbuh 54 Persen

Ekonomi | 2 jam lalu
 

Mantan Gubernur Sulsel Hadiri HUT PPAU di Makoopsau II

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Mengejutkan, Amanah Kunci 35 Persen Kursi di DPRD Wajo

Pilkada Wajo 2018 | 2 jam lalu
 

Maju di Pilkada Sinjai, Putra HM Roem akan Intens Tudang Sipulung

Pilkada Sinjai 2018 | 2 jam lalu
 

Rafinha Minta Milan Mengeluarkannya dari Camp Nou

Liga Italia | 2 jam lalu
 

Mahasiswa Sulbar Minta Penangguhan Penahanan terhadap Pelaku...

Mamuju | 2 jam lalu
 

Preview Indonesia vs Kamboja: Tentukan Nasib Sendiri dengan Pesta Gol

Sepakbola Internasional | 2 jam lalu
 

Lulus Seleksi Akademik, 70 Cakep Ikut Diklat di LPMP Sulsel

Luwu Timur | 2 jam lalu
 

Inter Kesulitan Uang, AS Roma Coba Goda Schick

Liga Italia | 2 jam lalu
 

Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel Geledah Kantor Kemenag Sulsel

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Pengantar JCH Asal Jeneponto Selalu Membeludak, Katanya Itu Salah...

Liputan Haji | 2 jam lalu
 

Terbukti Menipu, Dimas Kanjeng Divonis Setengah dari Tuntutan Jaksa

Hukum | 2 jam lalu

Load More