Fajar

  Breaking News

Usai Rekonstruksi, Terkuak Pelaku Pembobolan PDAM Tiru Film Oceans Eleven

Rekonstruksi kasus pembobolan brankas PDAM Makassar, Rabu, 16 Agustus. (Rudiansyah/FAJAR)
Peristiwa - 16 Agustus 2017, 21:27:45

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Kelompok pembobolan brankas PDAM Makassar Rp1,2 miliar bagaikan film Ocean's Eleven yang bercerita tentang seorang perampok yang baru saja keluar dari penjara.

Pada laga film kriminal yang dibintangi oleh Danny Ocean (George Clooney) yang berperan sebagai pemimpin sekaligus penggagas ide perampokan digambarkan oleh Irwan alias Iwan yang menjadi otak dalam kasus pembobolan Brankas PDAM.

Iwan sebagai aktor utama dalam kasus pembobolan barankas PDAM Rp1,2 miliar sebelumnya ditahan di Lapas. Dua minggu setelah bebas, Iwan langsung merencanakan aksi perampokan di PDAM Makassar.

Iwan merekrut tiga orang lain dengan skill dan kemampuan khusus masing-masing guna memuluskan aksi perampokan. Iwan memilih Tuanaya, dengan kemampuan mencungkil jendela dengan cepat. Lalu ia merekrut Asri sebagi sopir andal, dan Tamma sebagai penyamar yang baik.

Peran dan kemampuan masing-masing pelaku ini terkuak saat digelarnya rekonstruksi kasus perampokan di PDAM Makassar, Rabu, 16 Agustus. Dari kasus pembobolan uang Rp1,2 miliar ini, pelaku memeragakan 16 adegan.

Dimulai dari Iwan yang menghubungi Tuanaya di Ambon melalui via telepon selular. Iwan mengajak Tuanaya untuk melakukan aksi perampokan di PDAM.

Tuanaya yang terpikat dengan ajakan Iwan langsung berangkat ke Makassar. Ia tiba di bandara Sultan Hasnuddin, Senin, 24 Juli. Tuanaya yang dijemput oleh Iwan langsung di bawa ke salah satu wisma yang ada di kota Makassar.

Disana Iwan kemudian berdiskusi langkah selanjutnya. Ia membutihkan dua orang lagi yang memiliki kemampuan khusus. Akhirnya, Asri yang merupkan keluarga Iwan, jadi sasaran. Asri memiliki kemampuan sebagai pengemudi.

Namun, itu belum cukup, Iwan kemudian membutuhkan seorang lagi dengan kemampuan khusus sebagai penyamaran. Tamma yang berperan sebagai penjaga kondisi wilayah.

Saat semuanya berhasil terkumpul, mereka langsung bergegas dan melakukan pemetaan. Mulai dari jalan masuk hingga mendapat target gedung yang akan dijajal.

Selasa, 25 Juli, sekitar pukul 02.30 Wita, mereka pun bergegas. Asri memarkir kendaraan roda empat di depan sekolah SMP. Iwan, Tuanaya, dan Tamma masuk melalui semak-semak, dan memanjat pagar pembatas. Sedangkan Asri tetap menunggu di mobil.

Berhasil masuk, Tamma kemudian tinggal di luar gedung keuangan, tepatnya sekira 20 meter dari musholla, menjaga kondisi. Sedangkan Iwan dan Tamma, masuk ke dalam gedung keuangan.

Pintu gedung di lantai bawah dalam keadaan terbuka, tidak ada aktivitas mencungkil. Keduanya kemudian naik ke lantai dua lewat tangga.

Di lantai dua, Iwan dan Tuanaya kembali menemukan salah satu pintu dalam keadaan terbuka penuh, ke arah teras. Keduanya keluar menuju teras lalu menuju ruangan bendahara.

Ia berencana masuk lewat jendela milik bendahara, Halija. Di sini Tuanya beraksi. Ia menggunakan dua obeng plat untuk mencungkil jendela ruangan bendahara, sedangkan Iwan hanya duduk memperhatikan aksi Tuanaya.

Saat berhasil, ternyata mereka tak dapat masuk, lantaran ada terali. Tuanaya kemudian pindah ke jendela lain. Kali ini jendela ruangan kepala bagian. Di sana mereka berhasil masuk karena tak ada terali.

Iwan masuk lebih dahulu, kemudian disusul oleh Tuanaya. Ada tiga pintu yang harus dilalui untuk sampai pada ruangan staf di mana pintu bendahara ada. Salah satu pintu itu milik Kepala Bagian. Namun, mereka tidak mengutak-atik pintu kepala bagian.

Sedangkan dua pintu yang menuju ke ruangan staf juga tidak terkunci. Di ruangan staf, Iwan membuka salah satu laci milik staf. Sedangkan Tuanaya masuk ke dalam ruangan kasi keuangan.

Tak mendapat apa-apa, di depan ruangan kasi anggaran, yakni ruangan bendahara jadi sasaran mereka. Di sini mereka agak lama bekerja, karena mereka harus membongkar gagang pintu.

Pekerjaan itu bukan lagi dilakukan olah Tuanaya, tetapi Iwan. Saat berhasil, Iwan menemukan brankas berukuran, 100x60 centimeter. Ia kemudian mencungkil brankas tersebut dari atas, menggunkan dua obeng.

Saat terbuka, mata Iwan langsung hijau. Uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu dalam kondisi terikat-ikat ada di depan mata. Ia kemudian langsung memasukkannya ke dalam kantong.

Setelah itu, mereka keluar dengan jalur yang sama saat mereka masuk. Asri yang sudah menunggu langsung menancap gas menuju indekos Iwan di Jalan Faisal, Pettarani.

Iwan yang membagi hasil jarahannya. Asri dan Tamma mendapat Rp150 juta, sedangkan Tuanaya dan Iwan mendapat 280 juta.

Setelah mendapat hasil bagian, Tuanaya kemudian kembali ke Ambon, sedangkan Iwan, Asri, dan Tamma tetap berada di Makassar, dan menghamburkan uang hasil jarahannya.

Kesenangan mereka berakhir, saat berhasil teridentifikasi dari kamera CCTV dan sidik jari yang ditinggal. Berawal dari penangkapan Tuanaya di Ambon, Senin, 31 Juli lalu, sehari setelahnya, Iwan berhasil dibekuk di Makassar.

Sedangkan Asri dibekuk di Palu, Sulawesi Tenggara, dan terakhir Tamma yang melarikan diri ke Kendari, Sulawesi Tenggara dan tinggal di masjid akhirnya menyerahkan diri.

Dari hasil rekonstruksi kasus ini, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi, mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan hanya pada bagian yang penting untuk mengumpulkan fakta-fakta pada persidangan.

Untuk saat ini dikatakan Endi, belum ada temuan fakta baru. "Dan, belum ada temuan terkait tersangka baru," katanya, usai rekonstruksi, Rabu, 16 Agustus.

Direktur Utama PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo, menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait kasus ini. Pasalnya, pintu yang terbuka begitu saja adalah urusan polisi. "Tanya saja sama polisi kalau persoalan itu (pintu terbuka) mereka pasti tahu," katanya. (ans)

Author : Muhammad Nursam

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags





Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Mahfud MD Heran Fahri Hamzah Gampang Baper

FAJAR ONLINE.COM, JAKARTA - Dua tokoh nasional, Mahfud MD dan Fahri Hamzah saling debat di Twitter. Perdebatan perihal penyadapan dan operasi tangkap...
 

Kontingen Jamnas PSC 119 Dilepas Bupati Luwu Timur, Istri Husler Ikut ke Toraja

FAJAR ONLINE.COM, LUWU TIMUR - Sebanyak 80 orang yang tergabung dalam kontingen tim Publik Service Center (PSC) 119 Kabupaten Luwu Timur resmi...
 

Gowes ke Sumpang Bita Pangkep, Kapolda Serahkan Beras 6 Ton

FAJAR ONLINE.COM, PANGKEP - Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono bersama Wakapolda Brigjen Pol Mas Guntur Laupe mengajak para pejabat utama Polda...
 

Lionel Messi Cetak Quattrick Kelima Sepanjang Karier, Lihat Gol-golnya di Sini

FAJAR ONLINE.COM - Setelah menunggu empat musim, kemarin akhirnya Lionel Messi mencetak quattrick kelima dalam lintasan kariernya saat berhadapan...
 

Sempat Kena Razia, Tambang Uruk Milik Anggota DPRD Maros Dinyatakan Legal

FAJAR ONLINE.COM,MAROS - Sempat kena razia, tambang uruk milik Sanusi Dg Naba, ayah anggota DPRD Maros, Salman, dinyatakan legal. Perusahaan telah...
 

Rakornis di Makassar, PPP Konkretkan Dukungan ke NH-Aziz

FAJAR ONLINE.COM,MAKASSAR - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) semakin serius mengusung pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Sulsel, Nurdin...
 

Sambut Tahun Baru Islam, Pemkab Enrekang Gelar Tablik Akbar di Lapangan Belajen

FAJAR ONLINE.COM,ENREKANG - Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) dan Pemkab Enrekang menggelar tablik akbar dan zikir bersama di lapangan sepak bola...
 

Waspada Peredaran Obat Daftar G, Polres Enrekang Periksa Enam Apotek

FAJAR ONLINE.COM, ENREKANG -- Pihak kepolisian resor (Polres) Enrekang juga mewaspadai peredaran obat-obatan terlarang di Kabupaten Enrekang. Salah...
 

Kalah, Presiden Madrid Datangi Ruang Ganti, Ini yang Terjadi

MADRID, FAJAR—Real Madrid secara mengejutkan kalah di Santiago Bernabeu, Kamis, 21 September, dinihari tadi. Los Blancos kalah 0-1 lewat gol...
 

Jadwal Liga Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, dan Prancis Akhir Pekan Ini

LONDON, FAJAR—Ini jadwal pertandingan liga-liga elite Eropa Jumat-Senin, 23-25 September mendatang sebagaimana dikutip dari Live...
 

Bawa 18 Pemain ke Makassar, Persegres Tak Diperkuat Sasa Zecevic

FAJAR ONLINE.COM,MAKASSAR - Bertandang ke kandang PSM Makassar, Persegres membawa 18 pemain. Tim berjuluk Kebo Giras itu minus Sasa Zecevic dan...
 

Kakak RMS dan Putra Roem Diisukan Berpaket di Pilkada Sinjai

FAJAR ONLINE.COM,SINJAI - Beberapa bakal calon telah memberikan isyarat untuk berpaket sebagai cabup dan cawabup di Pilkada Sinjai. Di antara bakal...
 

Wow, Gaji Anggota DPRD Sulsel Naik Jadi Rp72,4 Juta Per Bulan Plus Uang Reses Rp121 Juta

FAJAR ONLINE.COM,MAKASSAR - Tunjangan baru anggota dewan belum ditunaikan sejauh ini. Padahal, Ranperda Hak Keuangan dan Administratif...
 

Selingkuh dengan Karyawan, Bos Bakmi Tewas Dibunuh usai Bercinta

FAJAR ONLINE.COM, TANGERANG - Hubungan terlarang itu berujung petaka. Bos bakmi di Tangerang, Vera Yusita Sumarna (45) yang menjalin asmara dengan...
 

Amanah Berjanji Atasi Naga-Naga di Wajo

FAJAR ONLINE.COM,WAJO - Banyaknya permasalahan dari berbagai aspek dalam birokrasi pemerintahan baik daerah dan pusat siap diselesaikan Amran Mahmud....
 

Ikut Bedah Buku, Perempuan Muda Ini Tantang Amran Mahmud

FAJAR ONLINE.COM,WAJO - Mantan Wakil Bupati Wajo Amran Mahmud (Amanah) ditantang untuk mewujudkan pemerintahan bersih. Salah seorang peserta...
 

Pemilik Lahan MRR Tak Muncul, Balai Jalan Tempuh Konsinyasi

FAJAR ONLINE.COM,MAKASSAR - Pemilik lahan middle ring road (MRR) yang terkumpul masih minim. Jika tak terkumpul hingga akhir bulan ini, Balai Besar...
 

Kiai Rafii Bicara, Peserta Bedah Buku Berteriak Ewako Amanah

FAJAR ONLINE.COM, WAJO - Ratusan peserta lauching dan bedah buku "Birokrasi Pemerintahan Bersih" dari mantan Wabup Wajo Amran Mahmud (Amanah) teriak...
 

Ngotot Indonesia Masuk Dewan Keamanan PBB, Begini Manfaatnya Menurut Wapres JK

FAJAR ONLINE.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla berpidato di hadapan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di New York, Amerika Serikat,...
 

Kenal di Facebook, Dirayu, Lalu...

FAJAR ONLINE.COM, JOMBANG - Hati-hati bermain Facebook. Kalau baru kenal, jangan langsung percaya. MN, 16, remaja putri warga Desa Kalikejambon,...
 

Kagumi Budaya Toraja, Menkes Minta Pelayanan Ditingkatkan

FAJAR ONLINE.COM,TANA TORAJA - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Djuwita F Moeloek kagum terhadap kepariwisataan di Toraja. Sebagai...
 

PAN Sulsel Ngotot ke IYL-Cakka, DPP: Nanti Kita Lihat Siapa yang Membangkang

FAJAR ONLINE.COM,MAKASSAR - DPP Partai Partai Amanat Nasional (PAN) telah mengalihkan dukungannya kepada bakal calon gubernur Sulsel Nurdin Abdullah....
 

Aneka Lomba Digelar Menyambut Tahun Baru 1439 Hijriah di Sinjai, Ini Daftar Pemenangnya

FAJAR ONLINE.COM, SINJAI - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Sinjai menggelar beberapa lomba. Itu dilakukan dalam rangka menyambut tahun baru Islam...
 

Ditegur karena Melanggar, Ibu-ibu Ini Malah Maki Polwan

FAJAR ONLINE.COM, SEMARANG - Seorang ibu-ibu di Semarang langsung terkenal wajahnya. Itu setelah rekamannya memaki seorang polwan, menjadi viral di...
 

2000 Peserta Ramaikan Pawai Ta’ruf di Pinrang

FAJAR ONLINE.COM,PINRANG - Tahun baru Islam 1 Muharam 1439 H diisi beberapa kegiatan Islami di Pinrang, Kamis (21/9/2017). Salah satunya, pawai...

Load More