Fajar

  Breaking News

SIM Card Terintegrasi NIK, Begini Manfaatkan bagi Nasabah Bank

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kiri).
Nasional - 13 Oktober 2017, 10:22:15

FAJARONLINE.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku sangat mendukung kebijakan Kominfo. Sebab, pencantuman Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) pada pendaftaran SIM card bisa mencegah tindak kejahatan melalui ponsel. Apalagi kejahatan tersebut banyak menyasar nasabah bank.

Misalnya, SMS yang minta transfer uang muka tanah atau rumah ke nomor rekening tertentu. Atau, telepon dari orang tak dikenal yang mengarahkan penerimanya untuk mentransfer uang maupun meminta user ID internet banking dan mobile banking, bahkan PIN ATM.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, kebijakan pendaftaran NIK dan KK ini bisa lebih melindungi masyarakat khususnya nasabah lembaga keuangan. “Itu sebagai persyaratan  tambahan agar lebih menjamin keamanan. Sebetulnya menghilangkan sama kejahatan itu sulit, tapi paling tidak ini bisa mencegah sehingga dapat mengurangi tindak kejahatan seperti itu,” ujarnya.

OJK sendiri telah memiliki layanan hotline khusus untuk melaporkan nomor-nomor yang dianggap menggangu. Jika masyarakat menerima SMS mama minta pulsa misalnya, atau SMS yang minta transfer uang namun si penerima merasa janggal, masyakarat bisa melapor kepada OJK di nomor 1-500-655. Atau, mengirimkan screen capture SMS tersebut ke alamt e-mail konsumen@ojk.go.id.

Setelah menerima laporan, OJK akan mengirimkan laporan tersebut kepada bank yang dijadikan tujuan transfer dana. Tujuannya, agar bank bisa segera memblokir rekening tersebut. OJK juga akan meneruskan laporan tersebut ke Kominfo agar Kominfo bisa segera menelusuri pemilik nomor ponsel yang diduga melakukan penipuan.

Menurut Direktur Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agus Fajri Zam, sejauh ini ada ratusan laporan yang masuk ke OJK terkait penipuan via SMS maupun telepon. “Kebanyakan orang melapor langsung ke bank tempat dia nabung. Dan, kebanyakan yang lapor itu mereka yang baru sadar telah jadi korban. Nah ini salah,” katanya.

Jika nasabah menjadi korban akibat pemberian user ID akun bank dan PIN-nya, bank tidak akan bertanggung jawab. Sebab semestinya nasabah tidak memberikan data-data tersebut kepada siapa pun dengan alasan apa pun. “Mau dia petugas bank, ngakunya mau pembaruan data, verifikasi data, ya jangan diladeni. Segera lapor ke OJK biar bisa langsung diblokir rekening bank-nya, dan ditelusuri siapa pelakunya. Jadi ini untuk pecegahan karena kebanyakan orang yang lapor itu sudah terlambat,” urainya.

Namun Agus mengingatkan agar Kominfo benar-benar mengawal implementasi ini di lapangan. Sebab bisa saja pelaku memasukkan NIK dan nomor KK palsu saat pendaftaran SIM. Untuk itu, verifikasi dari Kominfo sangat dibutuhkan agar kebijakan baru ini bisa benar-benar efektif.

Koordinator Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sularsi mendapatkan banyak laporan penyalahgunaan SIM card. Mulai dari penipuan melalui pesan singkat hingga telepon. Tapi, ada pula laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan telepon dari perusahaan asuransi atau kartu kredit.

”Sampai ada saudara saya sendiri jadi tidak mau mengangkat nomor telepon yang tidak dikenal. Karena sudah menganggap bahwa itu nomor telepon dari asuransi. Ini sudah sangat menganggu,” kata Sularsi kemarin (12/10). Dengan pendaftaran SIM card nomor yang dianggap menganggu itu bisa dilaporkan dan ditelusuri kepemilikannya.

Sedangkan laporan penipuan melalui pesan pendek biasa berkaitan dengan pengumuman undian. Sementara telepon penipuan, YLKI pernah mendapatkan laporan ada penipu yang berpura-pura hendak menyewa rumah. ”Tapi, korbannya diarahkan ke ATM dan diberi instruksi ABCD hingga akhirnya saldonya berkurang,” jelas dia.

Lebih lanjut, Sularsi menegaskan pemerintah dan operator seluler harus benar-benar menjamin data kependudukan karena dalam pendaftaran SIM card itu memuat data-data pribadi. Misalnya data nomor induk kependudukan dan kartu keluarga. ”Pada kartu keluarga itu ada nama ibu kandung. Tahukan biasanya kalau berkaitan dengan validasi nomor rekening juga ditanyai nama ibu,” imbuh dia.

YLKI juga berharap persoalan pendaftaran SIM card itu tidak merugikan pelanggan. Harus ada waktu yang cukup untuk memastikan semua pelanggan tahu dengan detail peraturan baru tersebut. Termasuk risiko yang dihadapi oleh pelanggan bila tidak segera meregistrasi. Caranya dengan menyebarkan pesan pendek. ”Sehingga pelanggan punya pilihan yang sadar mau mendaftarkan atau membiarkan kartunya hangus,” jelas perempuan asli Solo itu. (jpg)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags





🔀Berita Terkini
 

TP PKK Ikut Rayakan Ulang Tahun Lions Club

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menghadiri ulang tahun Lions Club Makassar Host yang ke-24 di Jasmine...
 

YNCI Chapter Pangkep Rayakan Hari Jadi di Alun-alun Pangkep

FAJARONLINE.COM, PANGKEP -- Yamaha N-Max Club Indonesia (YNCI) Chapter Pangkep menggelar perayaan satu tahun berdirinya komunitas tersebut. Perayaan...
 

Sempat Tertinggal, Chelsea Taklukkan Watford 4-2 dan Naik ke Empat Besar

FAJARONLINE.COM, LONDON—Chelsea kembali ke jalur kemenangan di pekan ke-9 Premier League Inggris. Sempat tertinggal 1-2, The Blues mampu...
 

Sulbar Dipercantik dengan Air Mancur Pelangi, Begini Pesonanya

FAJARONLINE.COM, MAMUJU -- Bundaran air mancur di Mamuju Arterial Road to Support Belang-belang International Port atau yang lazim disebut jalan...
 

Parah... Bayi Pun Diperjualbelikan untuk Jadi Budak Seks

FAJARONLINE.COM -- Operation Cross Country XI, operasi gabungan Federal Bureau of Investigation (FBI) dan National Center for Missing and Exploited...
 

Korban Melawan, Dua Begal Malah Babak Belur Usai Menodong

FAJARONLINE.COM -- Dua penjahat jalanan berinisial DS (26) dan IS (23) babak belur diamuk massa. Mereka tertangkap warga saat menodong dan mengambil...
 

Tampak Memar dan Luka, Ibu Muda Ini Diduga Tewas Akibat KDRT

FAJARONLINE.COM, BARRU -- Dugaan kekerasan dalam rumah tangga(KDRT) disinyalir menjadi penyebab tewasnya seorang ibu rumah tangga di Aroppoe,...
 

Begini Penilaian SBY Soal Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

FAJARONLINE.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah genap tiga tahun menjadi kepala negara Indonesia. Masyarakat melakukan pelbagai penilaian. Ada...
 

Direktur Pesantren Muhammadiyah Se-Sulsel Kunjungi Ponpes Darussalam Gontor

FAJARONLINE.COM -- Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah Sulsel bersama Direktur Pesantren Muhammadiyah se-Sulsel belajar sistem manajemen...
 

Di Turki, JK Ikut Bereaksi Terkait Pidato Mahathir yang Singgung Orang Bugis

FAJARONLINE.COM -- Heboh pernyataan mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Muhammad, yang melabelkan orang Bugis sebagai lanun sampai juga ke...
 

Mahasiswa Hukum KKP di Balai Rehabilitasi BNN Baddoka

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Muliadi dan Richard T, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar melaksakan Kuliah Kerja Praktik...
 

Gunakan Senjata Api, Perampok Makin Berani Tantang Polisi

FAJARONLINE.COM – Perampokan di Lampung kian menggila. Dalam sepekan belakangan, sudah lima peristiwa terjadi di provinsi itu. Aksi kawanan...
 

Sapa Warga, Jadi Model Komunikasi Politik Agus

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Bakal Calon Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, punya gaya tersendiri tiap kali melakukan sosialisasi ke...
 

Era Baru Dunia Pembiayaan, BFI Finance Sasar Pasar Millennial

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Menindaklanjuti antusiasme nasabah dan masyarakat umum terhadap program UBER Milyaran, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI...
 

Walikota Danny Jadi Pembicara Pada Konferensi Diplomasi Terbesar CIFP, Ribuan Peserta Hadir

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR---Kembali tahun ini Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) menghelat Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP)...
 

Personel Lantamal VI Sambut Satgas Lattek Wira Jala Yuda VI

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR-- Satuan Tugas (Satgas) Latihan Praktek (Lattek) pelayaran gabungan Wira Jala Yudha VI/2017 yang dipimpin langsung Kolonel...
 

Prihatikan dengan Kondisi Warga, Rudal Bangun Posyandu

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR---Calon Walikota Makassar Rusdin Abdullah atau lebih akrab disapa Rudal memaksimalkan pergerakan sosialisasi HAM Nurdin...
 

Sebelum Beraktivitas, Baca Dulu Prakiraan Cuaca Sulbar Besok

FAJARONLINE.COM, MAMUJU -- Alangkah baiknya sebelum melakukan aktivitas besok, Minggu, 22 Oktober, memperhatikan kondisi cuaca, sehingga bisa...
 

Tiba di Garis Finish, Peserta IOX Celebes 2017 Disambut Riang Keluarganya

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Sebanyak 98 peserta Indonesia Offroad Expedition Celebes (IOX celebes) 2017 tiba di garis finish setelah melalui...
 

35 Peneliti Sambangi Lakkang, Begini Aktivitasnya

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Peneleh Riset Institusi bekerja sama dengan Studi Club Ilmiah STIEM Bongaya mengadakan Sekolah Relawan Riset Peneleh....
 

Sosialisasi NH-Azis di Tallo, Rudal Luncurkan Program Peduli Balita

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR---Calon Walikota Makassar Rusdin Abdullah atau lebih dikenal dengan sapaan akronim Rudal memenuhi undangan warga Kecamatan...
 

Gerindra Minta Luhut Tidak Paksa Presiden Lanjutkan Reklamasi

FAJARONLINE.COM -- Fungsionaris Partai Gerindra, Anggawira, meminta Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, untuk tidak memaksa...
 

Ulang Tahun Kelima, Siloam Hospital Gelar Seminar Cardiovascular

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Siloam Hospitals Makassar bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Cabang IX Makassar-Indonesia Timur...
 

Pembalap Nasional Panaskan Kelas Bergengsi Honda Dream Cup

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Persaingan rider pada Honda Dream Cup (HDC) 2017 bakal sengit. Pembalap nasional bakal beradu cepat pada kelas bergengsi...
 

Ribuan Santri dan Warga Makassar Peringati Hari Santri Nasional

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober di Indonesia. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Presiden...

Load More