Fajar

  Breaking News

Wawancara Emosional Legenda Juventus, Thuram Setelah Aksi Rasis Fans Inter

Lilian Thuram saat masih membela timnas Prancis/EPA
Liga Italia - 01 Januari 2019, 09:14:49

FAJARONLINE.CO.ID, TURIN—Mantan bek Parma dan Juventus, Lilian Thuram bereaksi keras setelah insiden rasisme yang menimpa bek Napoli, Kalidou Koulibaly di markas Inter Milan. Ia begitu emosional dan menegaskan bahwa akan menutup semua stadion Serie A untuk akhir pekan ketika insiden rasisme terjadi.


Berikut pernyataan keras Thuram dalam wawancara dengan Corriere dello Sport:


Ketika saya bermain di Italia, hal-hal ini sudah terjadi. Setelah 12 tahun, sayangnya, situasinya belum berubah. Tahukah Anda apa artinya itu? Itu belum cukup dan rasisme bukan prioritas bagi Anda.

Bukan untuk kelas politik atau untuk direktur klub, yang fokus pada hal lain dan bukan pada wabah yang tidak dapat diterima ini. Ini sesuatu yang mustahil untuk dilupakan, saya jamin. Saya tidak lupa, tetapi bahkan mereka yang hanya melihat insiden di stadion atau di TV tidak boleh lupa.

Sebaliknya saya mendapat kesan bahwa orang menjadi gugup ketika hal-hal ini terjadi, mereka menghapusnya dengan cepat dan mengalihkan perhatian mereka ke hal-hal lain. Satu kejadian sudah terlalu banyak menurut saya, tetapi jika episode ini diulang dan di atas semua meningkat bertahun-tahun kemudian, itu berarti bahwa direktur dan penggemar Italia tidak menganggap masalah ini dengan sangat serius.

Jika mereka menganggapnya serius, mereka akan melakukan apa saja untuk menghentikannya terjadi lagi, tetapi sebaliknya banyak orang tidak peduli dengan nyanyian monyet dan nyanyian yang sama tidak menyenangkan lainnya di stadion.

Itu karena saya orang kulit hitam - atau coklat tua, jika Anda mau - tapi saya bosan dengan perdebatan ini. Ketika insiden seperti ini terjadi, saya akan menutup semua stadion Serie A untuk akhir pekan. Bukan hanya Inter.

Jika penggemar olahraga Italia harus menghabiskan hari Sabtu dan Minggu tanpa permainan apa pun, mereka wajib merefleksikan, untuk memahami betapa tidak adilnya menyerang seseorang di atas lapangan hanya untuk warna kulitnya.

Jika ada satu orang kulit putih di liga yang terdiri dari semua pemain kulit hitam itu tidak akan terjadi. Para pemain hitam akan bereaksi terhadap para penggemar dan membuat mereka diam. Bukan karena mereka lebih baik, tetapi karena ketika kamu berkulit hitam kamu belajar dengan cepat apa artinya diserang atau didiskriminasi. Dan jika kamu melihat bahwa orang lain adalah korban dari hal yang sama kamu memberontak, kamu otomatis membela mereka.

Pesannya bukan untuk Koulibaly, tetapi untuk orang-orang yang membaca wawancara ini dan pergi ke stadion untuk membuat suara monyet pada pemain kulit hitam. Lihatlah satu sama lain, tanyakan pada dirimu mengapa kamu menerima atau melakukan hal-hal ini. Jika situasinya tidak berubah, itu karena banyak dari Anda tidak ingin itu terjadi.

Mungkin kamu pikir kamu lebih baik daripada orang kulit hitam, tapi bukan itu masalahnya. Itulah kenyataannya. Tidak hanya di Italia, tetapi juga di negara-negara Eropa lainnya, ada banyak orang yang berpikir bahwa kulit putih lebih unggul daripada kulit hitam.

Mereka yang membuat suara monyet melakukannya karena mereka pikir mereka lebih unggul, dan itu karena pendidikan yang buruk. Dalam masyarakat sipil, warna kulit, agama dan seksualitas tidak penting. Mereka yang membedakan 'kami' dari 'yang lain' dan kemudian berpikir 'kami lebih baik dari yang lain' adalah rasis.

Apakah ini lebih merupakan masalah di Italia? Salah membuat peringkat, karena masing-masing negara memiliki masalah sendiri. Setiap kelas yang berkuasa harus melihat gambar di negara mereka sendiri dan campur tangan.

Tampaknya mustahil bagi saya bahwa pada 2019 begitu banyak orang berpikir bahwa nyanyian monyet tidak begitu penting, sehingga hal ini diterima di stadion sepak bola. Setelah apa yang terjadi pada Koulibaly, berapa banyak orang yang mengatakan bahwa kita harus menemukan solusi, bahkan dengan mengorbankan liga? Tidak ada. Itu luar biasa.

Mungkin sekarang kita gelisah tentang ini, tetapi dalam 15 hari fokusnya akan pada hal lain dan orang-orang sudah akan melupakan suara monyet pada Koulibaly, dan para pemain kulit hitam yang lebih awal mendapatkannya.

Jika tidak ada hukuman tertentu, masalah ini tidak akan pernah diselesaikan. Tanpa membuat contoh dengan hukuman Anda mungkin tidak melakukan apa-apa. (Football Italia/amr)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : amir

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Erick Thohir Nilai Pasangan Jokowi-Maruf Amin Sajikan Debat Kondusif dan Positif

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Debat perdana pasangan capres-cawapres berlangsung tanpa tendensi berlebihan. Sikap santun tetap ditujukan para...
 

Polisi Antisipasi Massa Sambut Kebebasan Ahok

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Polisi dipastikan tidak akan memberi pengawalan khusus untuk mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)...
 

DPRD Makassar: Pak Gubernur Tunjuk Pj Walikota yang Mengerti Keinginan Rakyat

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pelanjut Wali Kota Makassar setelah Moh Ramdhan Pomanto yang berakhir masa baktinya pada Mei mendatang mulai ramai...
 

Astaga... Siswa SMP Pukul dan Remas Dada Karyawati Bank

FAJARONLINE.CO.ID -- Entah apa yang dipelajari RVP, 16, warga desa di Kecamatan Plemahan, di sekolahnya. Pelajar SMP ini harus berurusan dengan...
 

Soal Penegakan Hukum, IPW Menilai Paslon Tidak Punya Konsep Jelas

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, menilai ebat perdana pasangan capres-cawapres sama sekali tidak...
 

Misteri Jenazah Perempuan di Tong Terungkap, Dua Karyawan Korban Pelaku Pembunuhan

FAJARONLINE.CO.ID,SURABAYA--Teka-teki pelaku pembunuhan terhadap Ester Lilik Wahyuni terkuak. Perempuan berusia 51 tahun itu sebelumnya ditemukan tak...
 

Dua Oknum Polisi Aniaya Pelajar Hingga Tewas

FAJARONLINE.CO.ID,KEPRI--Kasus pemukulan yang mengakibatkan kematian PR, 15, siswa SMAN 10 Batam terus berlanjut. Kabar teranyar saat ini,...
 

SBY Tak Hadir di Debat Capres, Ruhut Sitompul Bilang Karena Kecewa

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR--Ketidakhadiran Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada debat capres perdana, menuai sejumlah...
 

Jenazah Perempuan di Tong Sampah, Kaki dan Tangannya Terikat

FAJARONLINE.CO.ID, SURABAYA--Sesosok jenazah perempuan ditemukan di dalam tong sampah di Jalan Raya Romokalisari, Surabaya, Kamis (17/1), sekitar...
 

Kanwil Kembali Gagalkan Rencana Peredaran Narkotika dalam Rutan

FAJARONLINE.CO.ID, Makassar - Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan kembali menggagalkan rencana peredaran narkotika ke...
 

Pasangan Jokowi-Maruf Nyontek, Ini Kata Politikus Demokrat

FAJARONLINE.CO.ID,JABAR--Debat pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) telah dilaksankan di Jakarta, Kamis (17/1)...
 

Latihan Futsal, Wiljan Pluim Kembali Berlatih

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Setelah tiga hari absen latihan. Playmaker PSM, Wiljan Pluim akhirnya kembali ikut berlatih. Latihan PSM hari keempat...
 

Suami Ganas di Awal, Letoi Semenit Kemudian

FAJARONLINE.CO.ID,, MALANG - lelaki tua tidak mengenal istilah tua untuk urusan asmara. Meski sudah berusia 57 tahun, dia merasa masih...
 

Yakinkan Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir, Yusril: Ini Pertimbangan Kemanusiaan

FAJARONLINE.CO.ID -- Ustaz Abubakar Ba'asyir sudah dipenjara dalam LP selama sembilan tahun dari pidana 15 tahun yang dijatuhkan kepadanya. Dan,...
 

Banyak Diam dan Sempat Ditegur Jangan Pidato, Cawapres 02 Bilang Begini

FAJARONLINE.CO.ID -- Penampilan calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin dalam debat kandidat perdana, menuai perhatian publik....
 

Wadduh... 69 Persen Napi Terancam Kehilangan Hak Pilih

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Pemilu tinggal tiga bulan lagi, namun masalah perekaman ktp elektronik masih jadi ganjalan, khususnya para penghuni...
 

Mourinho Bicara Soal Kebohongan di Real Madrid Terkait Prestasinya

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Jose Mourinho telah merefleksikan waktunya bersama Real Madrid dan menegaskan bahwa masa tiga tahun di ibukota...
 

Dispar Maksimalkan Pengelolaan Sembilan Objek Wisata, Ini Capaiannya untuk PAD

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE -- Pemkab Tana Toraja maksimalkan pengelolaan pariwisata di sembilan objek wisata. Tempat itu adalah Objek wisata...
 

Lomba Triathlon HUT Satrol Lantamal VI, Atlet Lakukan Uji Medan dan Latihan Resmi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Uji medan dan Latihan resmi para atlet lomba triathlon HUT ke-1 Satrol Lantamal VI berjalan dengan lancar setelah...
 

Laskar Ayam Jantan Kalteng All Out Dukung PSM Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Suporter Laskar Ayam Jantan (LAJ) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan all out mendukung PSM Makassar pada...
 

Glass, Film Super Hero yang Paling Menegangkan

Oleh Jeri Wongiyanto Pecinta dan Pengamat Film INILAH film superhero dengan warna yang berbeda. Lebih membumi, manusiawi dan mengagumkan....
 

Jalan Trans Sulawesi Berlubang, Polisi Kembali Turun Tangan Tambal Jalan

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Personel kepolisian Sat Lantas Polres Pangkep kembali turun ke jalan. Itu untuk menambal sejumlah jalan berlubang di...
 

MoU Kemitraan Galesong Group dan Harian Fajar

Galesong Group bertandang ke Kantor Harian FAJAR, Jumat (18/1/2019). Rombongan diterima langsung Direktur Utama Harian FAJAR, HM Agus Salim Alwi...
 

Simak, Logika Politik Para Intelektual

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - TETIBA, istilah alumni pun menjadi objek persengketaan di tahun politik. Maklum saja, karena para pihak, khususnya...
 

Pasca Debat, Ini yang Dilakukan Sandiaga Uno

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno melakukan aktivitas jogging usai...

Load More