ABE BANDOE/FAJAR Andi Hafizah Afiqah Clarisha Hr, bayi yang lahir pada pukul 01:50 WITA pada malam pergantian tahun saat ditemui di RS Khadijah, Minggu, 1 Januari. Anak dari pasangan Harianto dan Nurhaedah Syukur itu lahir melalui proses normal.

Tangis bayi perempuan dari kamar persalinan memecah gegap gempita pesta perayaan tahun baru.

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Ibu berusia 39 tahun itu terbaring lemas di sebelah bayinya yang baru lahir. Rasa sakit dan kecapaian setelah berjuang beberapa jam, terhapus oleh tangis putrinya yang lahir di RS St Khadijah 1 tepat pukul 01.50 Wita, Minggu, 1 Januari 2017.

Nurhaedah Syukur, nama ibu ini. Ia berjuang kurang lebih delapan jam. Tak seperti kedua putrinya yang lahir sebelumnya, kali ini ia mengaku lebih sulit dalam proses persalinannya. Ia bersama suaminya, Harianto, sepakat memberi nama putri ketiganya ini, A. Hafizah Afiqah Clarisha.

Pasangan ini berharap putrinya yang lahir dengan berat tiga kilogram dengan panjang 49 cm itu, menjadi penyemangat dalam keluarga. Bayi mungil itu akan tumbuh menjadi putri yang cantik nan baik. Tinggal di Kabupaten Maros, ayah bayi ini bekerja sebagai PNS di bagian Humas Pemkab Maros. Sedangkan Nurhaedah sehari-hari menjalankan usaha keluarga di pasar Maros.

Harianto mengakui sempat cemas karena istrinya sudah masuk ke RS Maros sejak pukul 14.00, Sabtu, 31 Desember. Karena peralatan yang tidak memadai, akhirnya dilarikan ke rumah sakit Makassar. "RS Khadijah 1 dipilih karena paling dekat dari jalan tol," jelas Harianto.

Setelah melalui penanganan medis yang cukup panjang, bayi yang dinantikan pun akhirnya lahir pukul 01.50 Wita. Kecemasan Harianto pun berganti menjadi kebahagian setelah mendengar tangisan pertama sang bayi. Suara tangis A. Hafizah Afiqah Clarisha seolah menjadi penutup gegap gempita pesta tahun baru.

{{nexpage}}

Fany Julia Damayanti, tak kalah bahagia di malam tahun baru. Ibu berusia 22 tahun ini berhasil melahirkan anak pertamanya bernama Janey Anjeliq Toporunding, bertepatan saat warga merayakan pesta tahun baru. Kehadiran sang bayi bak kado paling istimewa pemberian Tuhan.

Bidan Kamar Bersalin RSIA Pertiwi Makassar, Suciati, menuturkan, ada tiga pasien yang akan melahirkan pada 31 Januari malam. Namun, hanya pasien bernama Fany Julia Damayanti yang melahirkan setelah pukul 00.00 WITA.

Sang suami, Joan Alfisan Toporunding, menuturkan perasaan tegang saat tiba di Makassar diiringi kontraksi sang istri. "Awalnya, Fany (sapaan istri) sudah masuk rumah sakit tanggal 29 Desember," ujar Joan saat di temui FAJAR, di ruang HCU, RSIA Pertiwi, Minggu dinihari, 1 Januari.

Fany menambahkan, awalnya dia ingin melahirkan normal, namun dokter memutuskan untuk operasi caesar lantaran kondisi bayi tidak memungkinkan lahir normnal. "Pada pembukaan keenam, detak jantung bayi mulai melemah hingga dokter tidak mau mengambil resiko. Jadi persalinannya caesar," tutur ibu kelahiran Makassar, 30 Juli 1994. (mg25-mg14-mg13-mg07/kas)


Apa Reaksi Anda?


Berita Terkait

 

Berita Lainnya

 



Apakah Anda puas dengan kinerja Walikota makassar Moh Ramdhan Pomanto ?

Sangat Baik


Baik


Kurang


  View Vote