04 Desember 2016, 15:22:17 | Rasyid

FAJARONLINE.COM, MAROS -- Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Maros menggelar festival kuliner tradisional Minggu, 4 Desember di Lapangan Pallantikang.

Kegiatan itu diikuti oleh ratusan ibu-ibu dari berbagai oraganisasi kewanitaan di Maros.
 
Festival ini diikuti oleh 30 tim dari beberapa organisasi diantaranya, Dharma Wanita, Bhayangkari, Persit dan Ardhya Garini.

Kepala Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Sulawesi Selatan, Kolonel Sumarsono mengatakan tujuan kegiatan ini agar masyarakat dapat mencintai budayanya termasuk kuliner yang beraneka ragam disetiap daerah di Indonesia.

Menurutnya, kuliner tradisional ini diharapkan menjadi salah ikon wisata di Maros kedepannya.

Dia juga mengaku sangat antusias dengan kehadiran ratusan ibu-ibu dalam kegiatan ini.

"Kuliner tradisional kita ini adalah bagian dari budaya bangsa yang majemuk. Sehingga, kita tidak usah muluk-muluk untuk belajar menghargai ke Bhinekaan secara luas. Cukup dengan memperkenalkan Kuliner disetiap daerah yang sangat beragam," jelasnya.

Sementara Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengaku festival kuliner tradisional ini baru pertama kali digelar di Maros.

Dia mengatakan kedepannya  kegiatan ini, akan dilakukan secara periodik.

Dia juga mengatakan festival ini selain untuk kepentingan wisata, tetapi kreasi kuliner olahan yang dibuat oleh peserta ini bisa dijadikan usaha tambahan untuk peningkatan pendapatan bagi masyarakat Maros.

"Kita harapkan kedepannya bisa dilakukan secara periodik dan melibatkan masyarakat luas.

Dalam festival kuliner itu, peserta ditantang untuk membuat olahan makanan yang bahannya bukan dari beras atau terigu, tetapi dari bahan-bahan lain seperti jagung, singkong, ubi ungu dan kentang.  (rin)


Apa Reaksi Anda?


Berita Terkait

 
 



Apakah Anda puas dengan kinerja Walikota makassar Moh Ramdhan Pomanto ?

Sangat Baik


Baik


Kurang


  View Vote