03 Januari 2017, 01:21:47 | Muhammad Nursam

FAJARONLINE.COM, JAKARTA -- PT PLN (Persero) memberlakukan tarif baru secara bertahap bagi pelanggaan rumah tangga golongan mampu yang menggunakan listrik berdaya 900 VA mulai 1 Januari 2017.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengatakan, kenaikan tarif menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk memastikan subsidi energi tepat sasaran.

"Mulai 1 Januari 2017 pelanggan listrik rumah tangga mampu berdaya 900 VA dikenakan kenaikan tarif secara bertahap," katanya di Jakarta, Senin (2/1).

Made menjelaskan, tarif listrik pelanggan rumah tangga pengguna daya 900 VA yang sebelumnya mendapat subsidi secara bertahap akan dinaikkan, sampai sesuai dengan tingkat keekonomian. Dan akhirnya tidak akan mendapat subsidi lagi. Kenaikan tarif dilakukan setiap dua bulan yakni pada 1 Januari, 1 Maret, dan 1 Mei.

Dengan skenario tersebut secara bertahap tarif untuk pelanggan 900 VA akan naik dari Rp 605 menjadi Rp 791 per kWh pada 1 Januari, Rp 1.034 per kWh mulai 1 Maret, dan Rp 1.352 per kWh pada 1 Mei. Kemudian, mulai 1 Juli, pelanggan rumah tangga pengguna listrik 900 VA akan kena penyesuaian tarif otomatis setiap bulan, seperti 12 golongan tarif non subsidi lainnya.

Jika mengikuti tarif listrik 12 golongan tarif non subsidi per 1 Januari maka tarifnya sebesar Rp 1.467,28 per kWh. Dengan demikian, per 1 Juli akan ada 13 golongan non subsidi yang terdampak penyesuaian tarif setiap bulan. Pelanggan yang sebelumnya masuk golongan rumah tangga 900 VA akan menjadi golongan baru, sehingga total golongan pelanggan PLN menjadi 38.

Made menambahkan, tarif listrik untuk 12 golongan pelanggan non subsidi periode Januari 2017 mengalami penurunan dibandingkan Desember 2016.

"Penurunan tarif listrik rata-rata sebesar Rp 6 per kWh," imbuhnya. (rmol)


Apa Reaksi Anda?


Berita Terkait

 
 



Apakah Anda puas dengan kinerja Walikota makassar Moh Ramdhan Pomanto ?

Sangat Baik


Baik


Kurang


  View Vote