11 Januari 2017, 08:58:57 | Rasyid
PLN Sulselbar.

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR--Melalui press release, GM PLN Wilayah Sulselrabar, Wasito Adi telah menyampaikan gangguan PLTU Jeneponto Unit 1 dan Unit 2 menjadi penyebab pemadaman bergilir saat ini. Hal itu diakibatkan stok batu bara basah sebagai bahan baku, tidak mampu menyuplai bahan bakar maksimal pada pembangkit berkapasitas 2 X 100 MW tersebut.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya
blocking atau tersumbat. Meski begitu, Sekjen Indonesian Welding Association (IWA) Affandy Agusman Aris menyatakan kondisi ini bukan alasan utama yang menjadi penyebab kekurangan daya. Namun lebih karena lemahnya koordinasi teknis dari para manajemen PLN,  mengatasi musim penghujan yang setiap tahun terjadi.

"Dan ini harus dikaji secara mendalam untuk mengatasi stok batu bara yang basah, dengan membangun tempat penyimpanan atau selter berbentuk gudang yang tertutup rapat," kata Affandy, Rabu, 11 Januari.

Menurutnya, PLN harusnya sudah mengantisipasi dengan membangun alat pengering yang dipasang pada alat yang berfungsi sebagai pentransfer batu bara, saat memasuki mesin pembakaran sehingga tetap kering dan tidak terjadi penyumbatan. Begitu juga penyedia batu bara, mestinya mengantisipasi dengan mengirim menggunakan motor wessel yang tertutup. Sebab mesin seharusnya masih bisa beroperasi dalam kondisi batu bara basah, hanya saja kinerja maksimalnya sisa 30 persen atau rata - rata 45 MW di masing-masing unit pembangkit.

"Sekali lagi pemeliharaan rutin dan berkala mesin pembangkit di seluruh unit,  dan pemeliharaan transmisi harus betul menjadi perhatian. Sehingga  kejadian pemadaman atau blakout tidak akan terulang," beber kandidat doktor di Unhas ini. (Nur)


Apa Reaksi Anda?


Berita Terkait

 

Berita Lainnya

 



Apakah Anda puas dengan kinerja Walikota makassar Moh Ramdhan Pomanto ?

Sangat Baik


Baik


Kurang


  View Vote