19 Desember 2016, 16:00:55 | Rasid
Sony, α6500 kini memiliki kemampuan teknologi makin canggih.

FAJARONLINE.COM -- Sebagai koleksi terbaru dari rangakaian produk kamera mirrorless Sony, α6500 juga memiliki sistem 4D FOCUS™ yang tak tertandingi seperti pada kamera α6300, yang dapat mengunci fokus pada objek hanya dengan waktu 0,05 detik dan memiliki waktu akuisisi AF tercepat1 di dunia.

Sama seperti α6300, α6500 memiliki 425 titik deteksi fasa AF yang diposisikan di seluruh area gambar.

Ini merupakan jumlah titik AF tertinggi 2 di dunia jika dibandingkan dengan kamera interchangeable lens lainnya.

Sony α6500 dapat mengambil gambar dengan kecepatan 11 fps dengan continuous autofocus dan exposure tracking, dan 8 fps pada mode live-view shooting yang membuatnya mudah untuk menangkap objek yang bergerak cepat.

Berikut beberapa keuanggulan seperti rilis diterima fajaronline.com, Senin 19 Desember 2016.

Kemampuan AF yang Tak Tertandingi

Sony α6500 menggunakan sistem 4D FOCUS yang sama dengan α6300 - menggunakan sistem Fast Hybrid AF yang mengkombinasikan deteksi fasa AF berkecepatan tinggi dengan kontras AF yang sangat akurat yang dapat menangkap dan mengunci objek yang bergerak dengan kecepatan 0,05 detik1.

α6500 juga memiliki fitur 425 titik deteksi fasa AF dan Teknologi High-density Tracking AF, yang secara signifikan dapat meningkatkan performa untuk mendeteksi objek.

Berkat kemampuan internal processing LSI, toleransi buffer yang diberikan pada saat continuous shooting adalah sebanyak 307 frames3, dengan α6500, pengguna dapat meningkatkan kemungkinan untuk mengabadikan momen yang diinginkan.

α6500 memiliki 425 titik deteksi fase AF, focus tracking dan fitur akurasi juga tersedia ketika tidak menggunakan lensa A-mount [4] dengan adaptor LA-EA3 mount Sony. Fitur lain juga meliputi silent shooting, Eye AF pada mode AF-C, AF pada mode focus magnifier, Expand Flexible Spot AF dan masih banyak lagi.

Memberikan Keuntungan 5 Steps Shutter Speed
Salah satu perkembangan pada α6500 yang paling menarik adalah implementasi stabilisasi gambar 5-axis untuk pertama kalinya pada kamera Sony dengan sensor APS-C. Melalui revisi pada rancangan internal α6500, sistem stabilisasi yang baru dikembangkan ini dapat diintegrasikan pada kamera yang berukuran sama dengan α6300.

Sistem 5-axis inovatif ini memberikan keuntungan 5 steps shutter speed4, memastikan kekuatan sensor dapat digunakan secara penuh, bahkan pada saat kondisi pencahayaan yang kurang mendukung.

Kemampuan sistem untuk meredam goncangan dapat bekerja pada beberapa lensa, termasuk lensa E-mount tanpa stabilisasi OSS (Optical SteadyShot™) dan lensa A-mount[6] ketika menggunakan mount adapter. Ketika lensa E-mount terpasang dengan OSS, gerakan maju mundur yang diberikan pada lensa dan juga putaran yang diberikan di badan kamera dapat menghasilkan stabilisasi optimal 5-axis.

Selanjutnya, dengan setengah sentuhan pada tombol shutter, efek dari stabilisasi gambar dapat dimonitor melalui viewfinder pada LCD screen, memungkinkan framing dan fokus dimonitor secara akurat. Hal ini dapat dilakukan bahkan ketika tidak menggunakan lensa built-in shake.

Touchscreen Fokus Terbaru
α6500 dilengkapi dengan fungsi touchscreen, memungkinkan pengguna untuk mengunci fokus pada objek hanya dengan menyentuh screen. Ini merupakan tambahan penting pada sistem AF yang mutakhir dan kemampuan pengambilan video.

Pertama pada kamera Sony, α6500 telah dilengkapi dengan fitur touchpad. Ketika menggunakan viewfinder untuk framing untuk pengambilan gambar, LCD screen dapat digunakan sebagai touchpad. Hanya dengan menggerakkan jari di sepanjang layar untuk mengganti satu titik fokus ke area lainnya.

α6500 terbaru dilengkapi dengan sensor Exmor CMOS APS-C berukuran 24.2 MP yang bekerja sama dengan prosesor BIONZ X dan LSI yang baru dikembangkan untuk memaksimalkan kekuatan prosesor dan mendapatkan rentang sensitivitas yang menakjubkan pada ISO 100-51200.


Apa Reaksi Anda?


Berita Terkait

 
 



Apakah Anda puas dengan kinerja Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ?

Sangat Puas


Puas


Kurang Puas


  View Vote